<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dhanibinzain&#039;s Weblog</title>
	<atom:link href="http://dhanibinzain.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dhanibinzain.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 04:40:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dhanibinzain.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/9daa1dfbc6fdf30bded5fff51f945ff4?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Dhanibinzain&#039;s Weblog</title>
		<link>http://dhanibinzain.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dhanibinzain.wordpress.com/osd.xml" title="Dhanibinzain&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dhanibinzain.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>‘Ammar bin Yasir</title>
		<link>http://dhanibinzain.wordpress.com/2010/09/02/%e2%80%98ammar-bin-yasir/</link>
		<comments>http://dhanibinzain.wordpress.com/2010/09/02/%e2%80%98ammar-bin-yasir/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 04:40:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhani Bin Zain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[ammar]]></category>
		<category><![CDATA[bin yasir]]></category>
		<category><![CDATA[keimanan]]></category>
		<category><![CDATA[kisah sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhanibinzain.wordpress.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[Sumber : Lembar Kajian Syakhshiyyah Islamiyyah Edisi 44 Tahun VII/1431/2010 Para Sahabat Rasulullah SAW melukiskan kehidupan keluarga ini dengan ungkapan “Jika saja ada manusia-manusia yang dilahirkan dan dibesarkan di Syurga lalu mereka diturunkan untuk menghiasi dan menerangi alam dunia, maka manusia itu diantaranya pasti adalah keluarga Yasir.” Ayahnya ialah Yasir bin ‘Amir, berasal dari Yaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=59&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><span style="text-decoration:underline;">Sumber : Lembar Kajian Syakhshiyyah Islamiyyah Edisi 44 Tahun VII/1431/2010</span></em></p>
<ul>
<li>Para Sahabat Rasulullah SAW melukiskan kehidupan keluarga ini dengan ungkapan “Jika saja ada manusia-manusia yang dilahirkan dan dibesarkan di Syurga lalu mereka diturunkan untuk menghiasi dan menerangi alam dunia, maka manusia itu diantaranya pasti adalah keluarga Yasir.”</li>
</ul>
<ul>
<li>Ayahnya ialah Yasir bin ‘Amir, berasal dari Yaman yang kemudian meninggalkan kampung halamannya untuk menemukan saudaranya hingga beliau terdampar di Makkah.</li>
</ul>
<ul>
<li>Ibunya ialah Sumayyah binti Khayyah, merupakan budak dari Hudzaifah ibnul Mughirah, yang menikahkannya dengan sahabatnya yakni Yasir bin ‘Amir.</li>
</ul>
<ul>
<li>Ia beserta kedua orang tuanya dikategorikan pada golongan pertama yang masuk Islam, sehingga mendapati siksaan yang perih dari kaum musyrikin sebagai konsekuensi keimanannya.</li>
</ul>
<ul>
<li> Allah SWT berfirman, <strong><em>“Apakah manusia itu akan mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : “Kami telah beriman,” sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dian mengetahui orang-orang yang dusta.”</em></strong> (QS. Al ‘Ankabuut, 29 : 2-3)</li>
</ul>
<ul>
<li>Allah SWT berfirman, <strong><em>“Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk syurga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantara kalian dan belum nyata orang-orang yang sabar.” </em></strong>(QS. Ali Imran, 3 : 142)</li>
</ul>
<ul>
<li>Allah SWT berfirman, <strong><em>“Apakah kalian mengira bahwa kalian akan dibiarkan (begitu saja), sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad diantara kalian dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, Rasulnya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.”</em></strong> (QS. At Taubah, 9 : 16)</li>
</ul>
<ul>
<li>Siksaan atau ujian keimanan yang dihadapinya sungguh luar biasa berat, disiksa sampai beliau tidak sadar lagi apa yang diucapkannya, pernah pula kaum musyrikin membakar beliau sehingga Rasulullah SAW menolongnya, disalib di atas padang pasir, ditindih batu, lalu dimasukkan kedalam air, hingga beliau tidak sadar mengikuti ucapan kaum musyrikin untuk kembali meyakini tuhan-tuhan yang disembah kaum musyrikin.</li>
</ul>
<ul>
<li>Setelah sadar beliau menagis sejadi-jadinya, bahwasanya perkataan itu hanyalah lisannya saja dan itupun beliau dalam keadaan tidak sepenuhnya sadar, sedang hati tetap berada dalam keteguhan iman. <strong>Peristiwa ini menjadi Asbabunnuzul QS. An-Nahl, 16 : 106</strong>.</li>
</ul>
<ul>
<li>Beliau tidak pernah absen dalam berjuang bersama Rasulullah SAW dalam setiap peperangan, bahkan sepeninggal Rasulullah SAW pun beliau selalu menjadi orang terdepan dalam menghadapi kaum musyrikin yang memerangi umat Islam.</li>
</ul>
<ul>
<li>Rasulullah SAW pernah berkata : <strong><em>“Aduhai putra sumayyah, ia kelak akan mati dalam memerangi kelompok pembangkang.”</em></strong></li>
</ul>
<ul>
<li>Pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab Ra, ‘Ammar bin Yasir pernah menjadi walikota di Kuffah dengan bendaharanya Ibnu Mas’ud. Kedudukan sebagai pejabat malah membuat beliau semakin rendah diri, tawaddu, shaleh, dan semakin zuhud hidupnya.</li>
</ul>
<ul>
<li>Seorang tokoh di Kuffah, Ibnu Abil Hudzail pernah mengatakan, <strong><em>“Saya pernah melihat ‘Ammar bin Yasir ketika dia menjadi walikota di Kuffah, pergi ke pasar membeli sayur-mayur untuk keluarganya yang dia ikat dibelakang punggungnya dan dibawa sampai ke rumahnya.”</em></strong></li>
</ul>
<ul>
<li>Akhir hayatnya dalam usia 93 tahun, beliau berada di barisan depan dalam perang shiffin, beliau berada pada pihak Khalifah Ali bin Abi Thalib melawan Muawiyyah.</li>
</ul>
<ul>
<li> Sampailah berita kepada ummat Islam bahwa ‘Ammar gugur dalam perang tersebut, maka teringatlah para sahabat akan ucapan Rasulullah SAW, <strong><em>“Aduhai putra Sumayyah, ia kelak akan mati dalam memerangi kelompok pembangkang.”</em></strong> Dengan wafatnya ‘Ammar bin Yasir, jelaslah siapa pembangkang yang dimaksud.</li>
</ul>
<p>Sungguah suatu aplikasi konsep keimanan yang tangguh, suatu refleksi keshalihan, suatu kezuhudan yang mantap, dan saya masih terus mendamba tipe pemimpin yang seperti itu&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhanibinzain.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhanibinzain.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhanibinzain.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhanibinzain.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhanibinzain.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhanibinzain.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhanibinzain.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhanibinzain.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhanibinzain.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhanibinzain.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhanibinzain.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhanibinzain.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhanibinzain.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhanibinzain.wordpress.com/59/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=59&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhanibinzain.wordpress.com/2010/09/02/%e2%80%98ammar-bin-yasir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0b1a4a8d3ec9a698fa4766336698da6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhanibinzain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebagian kisah Abu Bakar RA</title>
		<link>http://dhanibinzain.wordpress.com/2010/08/26/sebagian-kisah-abu-bakar-ra/</link>
		<comments>http://dhanibinzain.wordpress.com/2010/08/26/sebagian-kisah-abu-bakar-ra/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 08:23:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhani Bin Zain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[abu bakar]]></category>
		<category><![CDATA[baitul mal]]></category>
		<category><![CDATA[umar bin khattab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhanibinzain.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Sumber inspirasi : MQ Radio Pada suatu saat Khalifah Abu Bakar RA sedang dalam perjalanan ke pasar dimana beliau berpasasan dengan Umar Bin Khattab RA. Pokok pertanyaan Umar Bin Khattab RA adalah untuk urusan apakah seorang khalifah yang mestinya punya segudang urusan warga negaranya pergi ke pasar. Sungguh membuat hatiku tersayat dalam menyimak jawaban Khalifah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=51&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sumber inspirasi : <em>MQ Radio</em></p>
<p><a href="http://dhanibinzain.files.wordpress.com/2010/08/kahfi.jpg"><img title="kahfi" src="http://dhanibinzain.files.wordpress.com/2010/08/kahfi.jpg?w=380&#038;h=265" alt="" width="380" height="265" /></a></p>
<p>Pada suatu saat Khalifah Abu Bakar RA sedang dalam perjalanan ke pasar dimana beliau berpasasan dengan Umar Bin Khattab RA. Pokok pertanyaan Umar Bin Khattab RA adalah untuk urusan apakah seorang khalifah yang mestinya punya segudang urusan warga negaranya pergi ke pasar. Sungguh membuat hatiku tersayat dalam menyimak jawaban Khalifah Abu Bakar RA, beliau hendak ke pasar untuk menjual beberapa kain miliknya untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarganya. Lalu Umar Bin Khattab pun mencegah perjalanan sang Khalifah untuk ke pasar, lalu kemudian mengajaknya ke Baitul Mal untuk mengajukan semacam gaji atau tunjangan untuk sang khalifah.  Ya semacam gaji yang hanya diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan dasar sang khalifah beserta keluarganya.</p>
<p>Suatu saat, istri Khalifah Abu Bakar RA membuat suatu pinta kepada sang suami bahwa ia ingin sekali makan manisan, namun sang Khalifah mengatakan bahwa ia tidak mempunyai uang selain uang yang diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Lalu sang istri pun mengajukan ide untuk menghemat uang belanjanya dan disetujui oleh sang khalifah.</p>
<p>Selang beberapa hari tersisihkanlah uang untuk membeli manisan dan diserahkan kepada sang suami. Namun suaminya, pribadi yang keislamannya ditempa langsung oleh Rasulullah SAW, khalifah yang mengerti benar amanat yang diembannya, suami yang bertanggung jawab pada keluarganya dari fitnah dunia dan panasnya neraka, insan yang hanya mengharap ridha Allah SWT, mengatakan bahwa <em><strong>ternyata selama ini Baitul Mal telah memberi honor/tunjangan berlebih kepada kita</strong></em>, lalu sang khalifah pergi untuk mengembalikan uang tersebut ke Baitul  Mal. Subhanallah&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhanibinzain.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhanibinzain.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhanibinzain.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhanibinzain.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhanibinzain.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhanibinzain.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhanibinzain.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhanibinzain.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhanibinzain.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhanibinzain.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhanibinzain.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhanibinzain.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhanibinzain.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhanibinzain.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=51&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhanibinzain.wordpress.com/2010/08/26/sebagian-kisah-abu-bakar-ra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0b1a4a8d3ec9a698fa4766336698da6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhanibinzain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dhanibinzain.files.wordpress.com/2010/08/kahfi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kahfi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesahihan Hadits Fadhilah Shalat Tarawih</title>
		<link>http://dhanibinzain.wordpress.com/2010/08/26/kesahihan-hadits-fadhilah-shalat-tarawih/</link>
		<comments>http://dhanibinzain.wordpress.com/2010/08/26/kesahihan-hadits-fadhilah-shalat-tarawih/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 07:50:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhani Bin Zain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel bebas]]></category>
		<category><![CDATA[shalat]]></category>
		<category><![CDATA[tarawih]]></category>
		<category><![CDATA[fadhilah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhanibinzain.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Ustadz Sigit Pranowo, Lc. al-Hafidz Sumber : eramuslim.com Dari Ali bin Abi Thalib berkata: &#8220;Aku bertanya kepada Nabi shallallahu &#8216;alaihi wasallam tentang keutamaan (shalat) Tarawih di bulan Ramadhan lalu beliau saw berkata: Dosa-dosa orang yang beriman keluar darinya pada malam pertama seperti hari dilahirkan ibunya. Di Malam Ke-2 : Dirinya diampuni juga (dosa) kedua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=47&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh <em>Ustadz Sigit Pranowo, Lc. al-Hafidz</em></p>
<p><em>Sumber : <a title="EraMuslim" href="http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/hadits-seputar-fadhilah-sholat-tarawih.htm" target="_self">eramuslim.com</a></em></p>
<p><em><a href="http://dhanibinzain.files.wordpress.com/2010/08/tarawih.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-48" title="tarawih" src="http://dhanibinzain.files.wordpress.com/2010/08/tarawih.jpg?w=300&#038;h=246" alt="" width="300" height="246" /></a></em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p>Dari Ali bin Abi Thalib berkata: &#8220;Aku bertanya kepada Nabi shallallahu &#8216;alaihi wasallam tentang keutamaan (shalat) Tarawih di bulan Ramadhan lalu beliau saw berkata:</p>
<p>Dosa-dosa orang yang beriman keluar darinya pada malam pertama seperti hari dilahirkan ibunya.</p>
<p>Di Malam Ke-2 	: Dirinya diampuni juga (dosa) kedua orang tuannya jika keduanya beriman.</p>
<p>Di Malam Ke-3 	: Malaikat memanggil dari bawah arsy ; mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang lalu.</p>
<p>Di Malam Ke-4 	: Baginya pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur dan al Furqan (al Qur’an).</p>
<p>Di malam Ke-5 	: Allah memberinya pahala seperti orang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjid Aqsha.</p>
<p>Di Malam Ke-6 : Allah memberinya pahala seperti orang yang melakukan thawaf mengelilingi baitul makmur dan bebatuan pun memohonkan ampunan baginya.</p>
<p>Di Malam Ke-7 	: Seakan-akan dia bertemu Musa as dan kemenangannya atas firaun dan Haman.</p>
<p>Di Malam Ke-8 	: Allah memberikan kepadanya seperti apa yang telah diberikan-Nya kepada Ibrahim as.</p>
<p>Di Malam Ke-9 	: Seakan-akan dia beribadah kepada Allah seperti ibadahnya Nabi saw.</p>
<p>Di Malam Ke-10	: Allah memberikan rezeki kepadanya kebaikan dunia dan akhirat.</p>
<p>Di Malam Ke-11 : Dirinya keluar dari dunia seperti hari kelahirannya dari rahim ibunya.</p>
<p>Di Malam Ke-12 : Pada hari kiamat dirinya akan datang seperti bulan di malam purnama.</p>
<p>Di Malam Ke-13 : Pada hari kiamat dia akan datang dengan keamanan dari segala keburukan.</p>
<p>Di Malam Ke-14 : Malaikat datang untuk menyaksikannya shalat taraweh dan kelak Allah tidak akan menghisabnya pada hari kiamat.</p>
<p>Di Malam Ke-15 : Para malaikat dan para malaikat pembawa Arsy dan kursi bershalawat kepadanya.</p>
<p>Di Malam Ke-16 : Allah swt menetapkan baginya kebebasan dari api neraka dan dimasukan ke surga.</p>
<p>Di MalamKe-17	: Diberikan pahala seperti pahala para Nabi.</p>
<p>Di Malam Ke-18 : Para malaikat memanggil Wahai Abdullah,”Sesungguhnya Allah telah meredhoimu dan meredhoi kedua orang tuamu.’</p>
<p>Di Malam Ke-19 : Allah mengangkat derajatnya di surga Firdaus.</p>
<p>Di Malam Ke-20 : Dia diberikan pahala para syuhada dan orang-orang shaleh.</p>
<p>Di Malam Ke-21 : Allah membangunkan baginya  sebuah rumah dari cahaya di surga.</p>
<p>Di Malam Ke-22 : Pada hari kiamat ia akan datang dengan rasa aman dari semua kesulitan dan kecemasan.</p>
<p>Di Malam Ke-23 : Allah membangun baginya sebuah kota di surga.</p>
<p>Di Malam Ke-24 : Dikatakan kepadanya,”Ada 24 doa yang dikabulkan.’</p>
<p>Di Malam Ke-25 : Allah mengangkat siksa kubur darinya.</p>
<p>Di Malam Ke-26 : Allah mengangkatnya seperti pahala 40 ulama.</p>
<p>Di Malam Ke-27 : Pada hari kiamat ia akan melintasi shirothul mustaqim bagai kilat yang menyambar.</p>
<p>Di Malam Ke-28	: Allah mengangkatnya 1000 derajat di surga.</p>
<p>Di Malam Ke-29 : Allah memberikan ganjaran baginya 1000 hujjah (argumentasi) yang dapat diterima.</p>
<p>Di Malam Ke-30 : Allah berfirman: Wahai hamba-Ku makanlah dari buah-buahan surga dan mandilah dari air salsabila.”</p>
<p>Al Lajnah ad Daimah menyebutkan bahwa hadits tersebut tidak memiliki landasan dan termasuk dalam hadits-hadits dusta terhadap Rasulullah saw. (al Lajnah ad Daimah Li al Buhuts al Ilmiyah wa al Ifta’ No. 8050)</p>
<p>Cukuplah tentang keutamaan shalat tarawih adalah apa yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda:</p>
<p>&#8220;Barangsiapa yang menunaikan shalat pada malam bulan Ramadlan (shalat tarawih) dengan penuh keimanan dan mengharap (pahala dari Allah), maka dosa-dosanya yang lalu akan diampuni.&#8221;</p>
<p>Wallahu A’lam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhanibinzain.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhanibinzain.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhanibinzain.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhanibinzain.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhanibinzain.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhanibinzain.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhanibinzain.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhanibinzain.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhanibinzain.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhanibinzain.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhanibinzain.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhanibinzain.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhanibinzain.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhanibinzain.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=47&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhanibinzain.wordpress.com/2010/08/26/kesahihan-hadits-fadhilah-shalat-tarawih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0b1a4a8d3ec9a698fa4766336698da6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhanibinzain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dhanibinzain.files.wordpress.com/2010/08/tarawih.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tarawih</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Koq alhamdulillah?</title>
		<link>http://dhanibinzain.wordpress.com/2010/08/19/koq-alhamdulillah/</link>
		<comments>http://dhanibinzain.wordpress.com/2010/08/19/koq-alhamdulillah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 09:21:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhani Bin Zain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[alhamdulillah]]></category>
		<category><![CDATA[aneh]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[kufur]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhanibinzain.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrahmanirrahim.. Awal kata, tulisan ini saya buat hanyalah sebagai renungan hati saya pribadi dalam rangka sedikit mengungkap hikmah kehidupan. Tak ada niat sedikit pun untuk menyinggung pemikiran orang lain, ataupun bertingkah lebih tahu dari siapa pun. Hari itu, setelah shalat dhuhur di mushala kantor, saya berpapasan dengan seorang sahabat. Seperti biasa, sapaan saling kami lontarkan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=29&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillahirrahmanirrahim..</p>
<p>Awal kata, tulisan ini saya buat hanyalah sebagai renungan hati saya pribadi dalam rangka sedikit mengungkap hikmah kehidupan. Tak ada niat sedikit pun untuk menyinggung pemikiran orang lain, ataupun bertingkah lebih tahu dari siapa pun.</p>
<p>Hari itu, setelah shalat dhuhur di mushala kantor, saya berpapasan dengan seorang sahabat. Seperti biasa, sapaan saling kami lontarkan. Lalu saya bertanya kepadanya apakah ia telah dikaruniai Allah SWT untuk mengandung. Jawabnya singkat, “belum.” Lalu ia balik bertanya padaku, “kalo mas sendiri, istrinya sudah hamil?” Saya pun menjawab singkat, “Alhamdulillah belum.” Ya, kami masing-masing telah menikah dan sekali lagi alhamdulillah belum dikaruniai keturunan. Sedikit tak menyangka, ia kembali bertanya, “koq alhamdulillah?” Saya tersenyum sembari menjawab singkat, “Ya alhamdulillah, pasti semuanya baik.” Ia pun tersenyum sambil berlalu dan saya pun beranjak menuju kantin untuk makan siang.</p>
<p>Sambil menikmati makan siang, saya teringat percakapan dengan sahabat saya tadi. Pertanyaan <em>“koq alhamdulillah”</em> tadi serasa aneh tak aneh bagi saya. Mengenai anehnya mungkin akan saya simpan dulu untuk saya kemukakan kemudian.</p>
<p><strong>Tak aneh</strong></p>
<p>Saya sering mendapati bahwa ungkapan “alhamdulillah” selalu saja identik dengan keadaan seseorang yang baru saja  dikaruniai kebahagiaan/kesenangan. Lalu Kebahagiaan/kesenangan itu selalu saja identik dengan keuntungan/kekayaan yang melimpah, istri yang jelita, keturunan yang pintar lagi menggemaskan, kendaraan mewah, rumah yang megah, makanan yang lezat, kedudukan atau jabatan yang membanggakan, menjuarai kompetisi, wisata yang mengasyikkan, serasa awet muda lagi selalu sehat, segala urusan lancar tak ada hambatan yang berarti, dan kebahagiaan/kesenangan lainnya. Tentu saja saya adalah salah satu yang bersyukur dengan kondisi itu, bahwasanya tatkala kita baru saja dikaruniai kebahagiaan/kesenangan, kita tidak lupa siapa yang mengkaruniakan kebahagiaan/kesenangan itu melalui ungkapan “alhamdulillah”. Tak aneh bagi saya dan sudah semestinya seperti itu.</p>
<p>Lalu saya merenung lebih dalam, jika ungkapan “alhamdulillah” itu selalu identik dengan kebahagiaan/kesenangan, dan kebahagiaan/kesenangan itu selalu identik dengan beberapa keadaan yang telah saya sebutkan di atas, lantas keadaan seperti apa yang dapat saya gambarkan pada saudara-saudaraku yang fisiknya tidak sesempurna pada umumnya tatkala mereka mengungkapkan “alhamdulillah?” Keadaan seperti apakah yang dapat saya gambarkan pada saudara-saudaraku yang diberi ujian berupa musibah, serba kekurangan dan kerugian, kebelumberhasilan, atau mungkin seperti keadaan saya yang belum dikaruniai keturunan, saudaraku yang autis, saudaraku yang masa mudanya hampir dihabiskan untuk mengurus neneknya yang sudah sangat sepuh, suadaraku yang terfitnah dan terzalimi, atau seorang kakek renta lagi sebatang kara, anehkan ungkapkan <em>“alhamdulillah”</em> bagi kami?</p>
<p>Saya mencoba memposisikan diri saya yang lima atau enam tahun lebih muda dari usiaku saat ini. Benar saja, saya menilainya aneh. Pada kondisi itu ungkapan &#8220;alhamdulillah&#8221; masih terlontar, sisi mana kebahagiaannya, sisi mana keberuntungan dan kesenangannya? Tentu saja saja saya akan memilih banyak harta ketimbang miskin. Tentu saja hanya kesedihan tatkala musibah atau ujian itu menimpa, tatkala fitnah dan terdzalimi. Tentu saja hanya perasaan minder, sedih bercampur pesimis yang ada tatkala mendapati kondisi fisik kita yang tidak sempurna. Tentu saja hanya perasaan gagal dan dengki yang berkecamuk tatkala sekian tahun kita belum juga di karuniai keturunan. Dan tentu saja hanya putus asa yang ada bagi si kakek renta lagi sebatang kara.</p>
<p><strong>Aneh</strong></p>
<p>Saat ini saya menilai aneh pada orang yang mempertanyakan kenapa saudaranya melontarkan ungkapan &#8220;alhamdulillah&#8221; di tengah musibah atau ketidakbahagiaan. Saya sependapat bahwa bisa jadi itu benar musibah, bisa jadi itu benar ketidakbahagiaan. Pada sudut yang lain,  saya menangkap  bisa saja itu bukan musibah, bisa jadi itu adalah bentuk ujian tanda sayang Allah SWT pada hambanya. Bisa saja itu bukan ketidakbahagiaan, bisa jadi kondisi yang membuatnya merasa tidak bahagia justru lebih membuatnya istiqomah dalam iman dan taqwa sebab bisa jadi kondisi yang membuatnya bahagia justru membuatnya kufur, lupa pada Allah SWT, Sang Maha Segalanya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhanibinzain.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhanibinzain.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhanibinzain.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhanibinzain.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhanibinzain.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhanibinzain.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhanibinzain.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhanibinzain.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhanibinzain.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhanibinzain.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhanibinzain.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhanibinzain.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhanibinzain.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhanibinzain.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=29&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhanibinzain.wordpress.com/2010/08/19/koq-alhamdulillah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0b1a4a8d3ec9a698fa4766336698da6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhanibinzain</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anarki dan Mengisi Kekebalan Tubuh</title>
		<link>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/06/06/anarki-dan-mengisi-kekebalan-tubuh/</link>
		<comments>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/06/06/anarki-dan-mengisi-kekebalan-tubuh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 03:37:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhani Bin Zain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[anarki]]></category>
		<category><![CDATA[fpi]]></category>
		<category><![CDATA[kekebalan]]></category>
		<category><![CDATA[traagedi monas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhanibinzain.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Jumat, 6 Jun 08 07:25 WIB Assalamu&#8217;alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Pak Ustad, mungkin bukan wewenang pak ustad untuk menjawab namun hanya mohon saran hubungannya dengan akidah. Suasana memanas saat ini setelah insiden Monas kemarin, ada hal yang ganjil di mana 8000 Banser Anshor mengisi tubuh dengan kekebalan guna siap berperang melawan FPI, Astagfirullah. Dilakukan di Musholla, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=22&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jumat,  6 Jun 08 07:25 WIB<br />
<a href="http://eramuslim.com/img/ustadz/usarwat.jpg"><img style="float:left;cursor:pointer;width:83px;height:99px;margin:0 10px 10px 0;" src="http://eramuslim.com/img/ustadz/usarwat.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p><em>Assalamu&#8217;alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh</em></p>
<p>Pak Ustad, mungkin bukan wewenang pak ustad untuk menjawab namun hanya mohon saran hubungannya dengan akidah. Suasana memanas saat ini setelah insiden Monas kemarin, ada hal yang ganjil di mana 8000 Banser Anshor mengisi tubuh dengan kekebalan guna siap berperang melawan FPI,</p>
<p><em>Astagfirullah. </em></p>
<p>Dilakukan di Musholla, habis berwudhu&#8217; lantas dituliskan rajah bahasa arab di punggung, diberi air, doa-doa dan spiritual lainnya hingga mengetes kekebalan.</p>
<p>Bagaimana pandangan Pak Ustad dari sisi akidah Syariah, kenapa kyai-kyai NU tidak bersuara? Mau dibawa ke mana akidah mereka?</p>
<p><em>Wassalamu&#8217;alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh</em></p>
<p>Nazla</p>
<h2>Jawaban</h2>
<p><em>Assalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh,<br />
</em></p>
<p>Sedikit mengomentari insiden di Monas kemarin, kami sampaikan bahwa tidak ada pihak yang paling berbahagia saat ini melihat sesama umat Islam saling bermusuhan dan baku hantam, kecuali iblis <em>laknatullahi &#8216;alaihi</em>.</p>
<p>Inilah momen yang paling membahagiakan Iblis yang sejak zaman nabi Adam <em>&#8216;alaihissalam </em>sudah punya dendam kesumat untuk menimbulkan permusuhan di kalangan anak-anak Adam.</p>
<p>Sudah lama iblis merasakan sesak dada karena melihat umat Islam di negeri ini semakin dekat dengan agama. Sudah lama Iblis sakit hati melihat semakin hari semakin banyak saja para wanita di negeri ini yang menutup aurat dan pakai jilbab.</p>
<p>Sudah lama Iblis kecewa melihat begitu banyak pengajian dan majelis taklim menjamur bukan hanya di desa, bahkan di gedung-gedung pencakar langit di Jakarta, sehingga orang semakin banyak yang mengenal lebih dalam tentang agamanya.</p>
<p>Sudah lama Iblis tidak pernah tersenyum dan bermuka masam, karena selama ini melihat umat Islam dari berbagai elemen bersatu, melepaskan dan melupakan perbedaan yang kerap menghantui mereka.</p>
<p>Namun pada hari-hari belakangan ini, Iblis bisa kembali menari-nari kegirangan, berputar-putar dan memiringkan badannya ke kanan dan ke kiri diiringi musik. Iblis tertawa lebar, hidungnya mekar, dadanya menggelembung bahagia.</p>
<p>Betapa tidak, karena Iblis akhirnya bisa melihat pemandangan yang sudah lama tidak lagi disaksikannya, yaitu ketika anak cucu Adam memukuli saudaranya sendiri, apapun penyebabnya, lalu orang lain yang tidak tahu urusan lantas ikut-ikutan mau membalaskan dendamnya, maka Iblis dan teman-temannya mulai berpesta.</p>
<p>Musik telah dimainkan, batu dan kayu dilemparkan, dendam kesumat diletupkan, permusuhan semakin menjadi-jadi tanpa bisa dizinakkan. Kita jadi teringat pada firman Allah SWT ketika dahulu mengingatkan bahwa Iblis memang memimpikan hal itu.</p>
<p><em>Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu.</em> (QS. Al-Maidah: 91)</p>
<p><strong>Sikap Umat Islam</strong></p>
<p>Sebagai muslim, tentu kita malu kalau harus ikut kejeblos dengan jebakan-jebakan Iblis yang inginnya memperluas permusuhan dan konflik horizontal di tengah umat Islam.</p>
<p>Padahal sesungguhnya akar masalahnya bukan urusan anarki, melainkan urusan penyimpangan akidah Ahmadiyah yang sejak dulu kesesatannya telah disepakati ulama.</p>
<p>Sayangnya begitu banyak di antara kita sendiri yang jadi korban penggiringan opini media massa milik Iblis atau setidaknya yang mendukung Iblis, yang inginnya ada konflik horizontal. Kami yakin sekali bahwa media adalah kekuatan keempat yang amat berpengaruh di dalam suatu negara. Bahkan terkadang jauh lebih kuat dari seorang Presiden sekalipun.</p>
<p>Apalagi kalau media itu membentuk jaringan dan sama-sama menggiring opini sambil terus memanas-manasi publik untuk melakukan <em>character assasination</em> kepada kelompok tertentu. Masih ditambah dengan kekuatan pihak asing (baca: yahudi) yang juga ingin melumat Islam di negeri ini. Wah, ini memang sangat dahsyat.</p>
<p>Buktinya, saudara-saudara kita di daerah yang kurang informasi objektif sampai harus mengisi tubuh dengan ilmu kebal dan makan gotri pakai pisang. Kalau kita tanya, untuk apa melakukan itu, jawabnya tentu bisa beragam. Tetapi yang paling kuat justru untuk melakukan perbuatan yang jauh lebih anarkis. Sayang sekali.</p>
<p>Masyaallah, kalau pun perbuatan FPI itu dianggap anarkis, pertanyaannya adalah: Apakah anarki itu harus selalu dilawan dengan anarki? Apakah &#8216;kezaliman&#8217; dihadapi dengan kezaliman juga? Lalu apa bedanya antara kedua belah pihak itu?</p>
<p>Sekarang sekian orang yang bertanggung-jawab dari perbuatan insiden Monas itu sudah ditangkap polisi, atau tepatnya telah menyerahkan diri dengan komitmen dan bertanggung-jawab. Bahkan Habib Rizik pun juga sudah ditangkap. Lalu mau apa lagi?</p>
<p>Apakah kekerasan memang harus selalu melahirkan kekerasan lainnya? Apakah mengisi ilmu kebal dan bermacam persiapan itu untuk melukai sesama anak Adam? Untuk menyakiti lagi umat Muhammad SAW?</p>
<p>Belum puaskah Iblis kita layani dengan hembusan angin nerakanya, sehingga kita harus terus menerus melakukan semua bisikan jahatnya?</p>
<p><strong>Ilmu Kebal Dalam Perspektif Aqidah Islam<br />
</strong></p>
<p>Kami bukan memusuhi orang yang menggunakan ilmu kebal, namun kalau kita kaji lebih dalam di setiap even peperangan yang dijalankan oleh Rasulullah SAW, maka kita lihat bahwa sepanjang sejarah kita tidak menemukan indikasi beliau SAW menggunakannya.</p>
<p>Padahal kalau dipikir-pikir, Rasulullah SAW pernah diminta oleh para jin muslim untuk mengisi pengajian. Bahkan para shahabat sampai kebingungan mencari beliau SAW.</p>
<p>Ketika hari berganti, tiba-tiba Rasulullah SAW muncul lagi dan beliau mengatakan telah diundang oleh sekumpulan jin yang ingin belajar agama Islam.</p>
<p>Kalau kita pikir secara logika, mengapa beliau SAW tidak minta bantuan jin untuk mengisi para shahabat dengan ilmu kebal sehingga tidak mempan dibacok atau disabet dengan pedang? Mengapa para jin itu tidak ikut perang melawan para kafir Jahiliyah di Medan Badar, Uhud, Khandak dan lainnya?</p>
<p>Jawabnya ada di masa Nabi Sulaiman <em>&#8216;alaihissalam. </em>Beliau adalah nabi terakhir yang diberi kekuasaan dan wewenang untuk memanfaakan bangsa jin oleh Allah SWT. Sepeninggal beliau, para nabi yang lain tidak diberikan wewenang itu. Mereka diminta berjuang di jalan Allah dengan segala resiko fisik.</p>
<p>Maka Nabi Zakaria pun harus mati di gergaji oleh kaumnya yang membangkang. Padahal kalau memang dibolehkan, seharusnya Nabi Zakaria pun minta bantuan jin untuk diberi ilmu kebal agar tidak mempan dibacok.</p>
<p>Seandainya meminta bantuan jin dan mengisi raga dengan ilmu kebal itu dibenarkan secara aqidah, seharusnya Rasulullah SAW tidak perlu patah giginya dan hancur mukanya saat dilempari batu di Thaif. Dan semua peperangan selama 23 tahun di zaman kenabian itu tidak perlu menghasilkan sejumlah syuhada&#8217;.</p>
<p>Namun karena aqidah Islam melarang kita meminta bantuan kepada jin, meskipun jin muslim sekali pun, maka kita tidak pernah melihat para mujahidin sepanjang zaman yang pakai ilmu kebal.</p>
<p>Kalau pun ada pertolongan dari Allah, maka pertolongan itu turun dengan sendirinya. Itu adalah karamah yang Allah berikan kepada siapa saja dari para hambanya yang shalih, yaitu yang beraqidah benar, menjalankan hukum halal dan haram secara benar, dan juga selalu menghindari diri dari dosa, kebencian, kebengisan dan dendam.</p>
<p>Para mujahidin sepanjang zaman tidak menang berjihad melawan orang kafir karena ilmu kebal, atau karena diisi dengan amalan tertentu, atau karena dirajah atau diberikan amalan tertentu. Mereka menang karena semata pertolongan Allah. Karena yang mereka lawan adalah orang kafir, bukan sesama umat Islam sendiri.</p>
<p>Karena yang mereka tegakkan adalah kitabullah dan sunnah Rasulullah SAW, bukan kepentingan sesaat, bukan dendam yang tidak jelas, juga bukan kepentingan dan agenda orang-orang di belakang layar.</p>
<p>Itulah jihad yang dilakukan para mujahidin di masa lalu, dan itulah yang dilakukan oleh para pahlawan di negeri kita sendiri. Dengan cara itulah kita melawan Belanda dan Jepang di masa lalu. Jihad kita bukan untuk memukuli sesama muslim karena berbagai persoalan yang tidak jelas, hanya karena dipanasi oleh media yang sangat berat sebelah.</p>
<p>Semoga Allah SWT melindungi kita dari beragam jebakan Iblis yang inginnya kita selalu berseteru dengan sesama muslim. Semoga Allah memadamkan tipu daya Iblis dan memenangkan agama-Nya.</p>
<p><em>Wallahu a&#8217;lam bishshawab, wassalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh,<br />
</em></p>
<p><strong>Ahmad Sarwat, Lc</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhanibinzain.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhanibinzain.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhanibinzain.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhanibinzain.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhanibinzain.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhanibinzain.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhanibinzain.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhanibinzain.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhanibinzain.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhanibinzain.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhanibinzain.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhanibinzain.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhanibinzain.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhanibinzain.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhanibinzain.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhanibinzain.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=22&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/06/06/anarki-dan-mengisi-kekebalan-tubuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0b1a4a8d3ec9a698fa4766336698da6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhanibinzain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eramuslim.com/img/ustadz/usarwat.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Inilah Jadwal dan Nama Anggota DPR yang ke Argentina</title>
		<link>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/21/inilah-jadwal-dan-nama-anggota-dpr-yang-ke-argentina/</link>
		<comments>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/21/inilah-jadwal-dan-nama-anggota-dpr-yang-ke-argentina/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 07:48:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhani Bin Zain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel bebas]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[dewan]]></category>
		<category><![CDATA[dpr]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhanibinzain.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[FROM MILIS-IQRO Sudah bukan rahasia umum lagi jika agenda studi banding ke luar negeri yang dilakukan oleh anggota DPR sesungguhnya cuma merupakan akal-akalan para anggota terhormat untuk bisa melancong gratis ke luar negeri (pakai uang rakyat, yang sekarang banyak yang bunuh diri gara-gara himpitan kemiskinan dan kemelaratan hidup yang kian hari kian sulit ditanggung). Di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=21&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://mail.google.com/mail/?ui=2&amp;ik=6e73a3e633&amp;attid=0.5&amp;disp=emb&amp;view=att&amp;th=11a04356bd262b1a" alt="http://eramuslim.com/fckfiles/image/dpr112.jpg" width="180" height="115" align="right" /><span style="font-size:78%;"><span style="font-style:italic;">FROM MILIS-IQRO</span></span><br />
<span style="font-size:78%;"><span style="font-style:italic;"><br />
</span></span><span style="color:#333333;">Sudah bukan rahasia umum lagi jika agenda studi banding ke luar negeri yang dilakukan oleh anggota DPR sesungguhnya cuma merupakan akal-akalan para anggota terhormat untuk bisa melancong gratis ke luar negeri (pakai uang rakyat, yang sekarang banyak yang bunuh diri gara-gara himpitan kemiskinan dan kemelaratan hidup yang kian hari kian sulit ditanggung).</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><img src="http://mail.google.com/mail/?ui=2&amp;ik=6e73a3e633&amp;attid=0.6&amp;disp=emb&amp;view=att&amp;th=11a04356bd262b1a" alt="http://eramuslim.com/fckfiles/image/miskin.gif" width="180" height="202" align="right" /><span style="color:#333333;">Di saat rakyat banyak antri BBM, menangis dengan airmata darah, bahkan bunuh diri atau membunuh anak-anaknya yang masih balita karena tidak tahan dengan kemiskinan, anggota DPR tanpa sedikit pun memiliki empati terhadap nasib rakyat ini lagi-lagi melancong ke luar negeri. Kali ini ke Buenos Aires, Argentina, untuk (katanya) studi banding soal pemilihan umum.</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Situs Kompas (16/5) berjudul <em>“Anggota DPR Bawa Keluarga Plesir ke Argentina” menulis, “Anggota DPR melakukan kunjungan kerja dengan uang saku 500 dollar AS atau Rp 4, 6 juta per hari per orang. Ada 12 anggota DPR yang mendapat uang saku sebesar 500 dollar AS per hari per orang atau setara dengan Rp 4, 6 juta. Total menghabiskan uang negara 6.000 dollar per hari atau 48.000 dollar atau senilai Rp 441 juta dalam delapan hari. Tidak termasuk biaya untuk 10 staf.”</em></span></p>
<p style="line-height:18pt;"><img src="http://mail.google.com/mail/?ui=2&amp;ik=6e73a3e633&amp;attid=0.7&amp;disp=emb&amp;view=att&amp;th=11a04356bd262b1a" alt="http://eramuslim.com/fckfiles/image/rakyat-kecil.jpg" width="180" height="240" align="right" /><span style="color:#333333;">Jumlah tersebut hanya untuk uang saku. Belum termasuk akomodasi hotel kelas luxury, transport, tunjangan ini itu, dan sebagainya. Dan ingat, semua ini berasal dari uang rakyat.</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><em><span style="color:#333333;">“Anggota DPR yang berangkat studi banding ke Argentina pada masa persidangan IV Tahun Sidang 2007-2008 mewakili semua fraksi di DPR, kecuali Partai Golkar dan Partai Demokrat. Jumlah rombongan yang berangkat 27 orang, dengan rincian 12 anggota DRP, dua isteri anggota DPR, satu suami anggota DPR, 12 staf, dan seorang isteri staf, ”</span></em><span style="color:#333333;"> demikian Kompas.</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Dari jadwal kegiatan mereka di Argentina ini yang selama lebih kurang delapan hari, waktu yang dipergunakan untuk sungguh-sungguh bekerja (rapat) cuma 10 jam, sedangkan untuk piknik adalah 55 jam! (<em>lihat jadwal terlampir</em>). Ini merupakan fakta yang tidak bisa dibantah jika anggota DPR ini memang plesiran dengan mempergunakan uang rakyat!</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Siapa saja dan apa saja yang mereka lakukan di Argentina? Silakan lihat sendiri. Berikut ini jadwal kegiatan anggota DPR selama di Argentina dan daftar nama-nama yang berangkat (dari Kompas, 16/5):</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><strong><span style="color:#333333;">Senin (12/5)</span></strong></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 20.00 WIB berkumpul di Bandara Soekarno Hatta.</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 22.10 tinggal landas menuju Bandara Changi, Singapura.</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><strong><span style="color:#333333;">Selasa (13/5)</span></strong></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 00.45 tiba di Singapura (transit)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 02.00 tinggal landas menuju Dubai Uni Emirat Arab.</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Tiba pukul 10.00 setelah transit, ganti pesawat terbang lagi ke ke Sao Paolo, Brasil.</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 17.55 Tiba di Sao Paolo</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 21.30 tinggal landas menuju Buenos Aires, Argentina</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><strong><span style="color:#333333;">Rabu (14/5)</span></strong></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 00.30 tiba Buenos Aires, check-in di Park Chateau Kempinski</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 09.00-11.00 rapat dengan parlemen</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 13.00-17.00 rapat dengan Camara Nacional Electoral (KPU)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><strong><span style="color:#333333;">Kamis (15/5)</span></strong></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 09.00-11.00 Rapat dengan Lembaga Penyelesaian</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Konflik Pemilu (Electoral Management Body)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><em><span style="color:#333333;">Pukul 13.00-17.00 Tamasya ke Delta Tigre dan Colon Theatre</span></em></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;"><br />
<strong>Jumat (16/5)</strong></span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 07.00 check-out dari hotel</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><em><span style="color:#333333;">Pukul 08.30-11.00 tamasnya ke 9th Juli Avenue, Obalisk, Metropolitan Cathedral, Cabildo dan menuju bandara</span></em></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 18.00 tiba di Sao Paolo, check-in di Novotel Jeregua</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 19.00-21.00 pertemuan dengan KBRI</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><strong><span style="color:#333333;">Sabtu (17/5) hingga Minggu (18/5): <em>Dua hari penuh, tamasya dalam kota</em></span></strong></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Minggu 19.00 check-out dan menuju bandara</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><strong><span style="color:#333333;">Senin (19/5)</span></strong></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 01.25 tinggal landas menuju Dubai</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">23.05 tiba di Dubai, rombongan berpisah dan <span style="text-decoration:underline;">sebagian umroh</span></span></p>
<p style="line-height:18pt;"><strong><span style="color:#333333;">Selasa (20/5)</span></strong></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Pukul 16.25 tiba Bandara Soekarno Hatta</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;"><br />
<strong>Sedangkan daftar nama-nama anggota dPR yang plesir ke Argentina adalah</strong>:</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">1.Yasonna Hamonangan Laoly (PDIP)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">2.Andi Yuliani Paris (PAN)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">3 Tumbu Saraswati (PDIP)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">4.Jacobus Mayongpadang (PDIP)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><em><span style="color:#333333;">5.Emmy Rerung Rante (isteri Jacobus Mayongpadang)</span></em></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">6 Hasril Azwar (PPP)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><em><span style="color:#333333;">7 Nani Muliani (isteri Hasril Azwar)</span></em></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">8 Patrialis Akbar (PAN)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">9 Putra Jaya (PAN)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">10 Saifullah Mas&#8217;hum (PKB)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">11 Badriyah Fayumi (PKB)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><em><span style="color:#333333;">12 Abu Bakar (suami Badriyah)</span></em></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">14 Jazuli Juwaini (PKS)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">15 Saut Marasal Hasibuan (PDS)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">16 Rahmat Budiaji (staf)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">17 Andie Widianto (staf)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">18 Novianto Murti Hartono (staf)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">19 Sudarsono (staf)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><em><span style="color:#333333;">20 Evi Adiningrum (isteri Sudarsono)</span></em></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">21 Jajang Abdullah (staf)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">22 Karim Mustari (staf)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">23 Robert Simbolon (staf)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">24 Suwarno Putra Raharjo (staf)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">25 Gunawan Suswantoro (staf)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">26 Agung Mulyana Saleh (staf)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">27 Desmalili Mariati (staf)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><em><span style="color:#333333;">Believe it or not?</span></em><span style="color:#333333;"> </span></p>
<p style="line-height:18pt;"><span style="color:#333333;">Inilah kelakuan para wakil rakyat kita yang kita pilih dalam Pemilu 2004 lalu.(<em>rizki</em>)</span></p>
<p style="line-height:18pt;"><strong><span style="color:#333333;">NB. RALAT:</span></strong><span style="color:#333333;"> Ketua F-PKS Al-Muzammil Yusuf tidak ikut serta dalam rombongan Pansus RUU Pilpres seperti yang telah diberitakan oleh media-media nasional. Yang bersangkutan telah memberi tahukan kepada kami tentang ralat tersebut..(rz)</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhanibinzain.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhanibinzain.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhanibinzain.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhanibinzain.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhanibinzain.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhanibinzain.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhanibinzain.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhanibinzain.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhanibinzain.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhanibinzain.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhanibinzain.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhanibinzain.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhanibinzain.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhanibinzain.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhanibinzain.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhanibinzain.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=21&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/21/inilah-jadwal-dan-nama-anggota-dpr-yang-ke-argentina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0b1a4a8d3ec9a698fa4766336698da6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhanibinzain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mail.google.com/mail/?ui=2&#38;ik=6e73a3e633&#38;attid=0.5&#38;disp=emb&#38;view=att&#38;th=11a04356bd262b1a" medium="image">
			<media:title type="html">http://eramuslim.com/fckfiles/image/dpr112.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mail.google.com/mail/?ui=2&#38;ik=6e73a3e633&#38;attid=0.6&#38;disp=emb&#38;view=att&#38;th=11a04356bd262b1a" medium="image">
			<media:title type="html">http://eramuslim.com/fckfiles/image/miskin.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mail.google.com/mail/?ui=2&#38;ik=6e73a3e633&#38;attid=0.7&#38;disp=emb&#38;view=att&#38;th=11a04356bd262b1a" medium="image">
			<media:title type="html">http://eramuslim.com/fckfiles/image/rakyat-kecil.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayat-Ayat Fitna</title>
		<link>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/21/ayat-ayat-fitna/</link>
		<comments>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/21/ayat-ayat-fitna/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 07:46:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhani Bin Zain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[ayat]]></category>
		<category><![CDATA[fitna]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhanibinzain.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Umat Islam pasti dibuat kaget dengan adanya film &#8220;fitna&#8221;, dan beragam reaksi yang diperlihatkan sebagai bentuk kekecawaan, protes, kemarahan terhadap Mr. pembuat film &#8220;fitna&#8221;. Saya sendiri menilai si pembuat fil, itu hanyalah seorang ilmuwan bego yang sangat subjektif dalam menelurkan karya ilmiahnya, juga sangat dipengaruhi perasaan takut dan benci terhadap Islam. Untuk lebih membuka wawasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=20&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://bp1.blogger.com/_Ll6_lmmvrpQ/SDE4Xn3MyhI/AAAAAAAAAEU/0arj3Fo9MNo/s320/Makkah_And_Al_Haram_23.jpg" alt="" /></p>
<p>Umat Islam pasti dibuat kaget dengan adanya film &#8220;fitna&#8221;, dan beragam reaksi yang diperlihatkan sebagai bentuk kekecawaan, protes, kemarahan terhadap Mr. pembuat film &#8220;fitna&#8221;. Saya sendiri menilai si pembuat fil, itu hanyalah seorang ilmuwan bego yang sangat subjektif dalam menelurkan karya ilmiahnya, juga sangat dipengaruhi perasaan takut dan benci terhadap Islam.</p>
<p>Untuk lebih membuka wawasan kita, juga merupakan sikap yang menurut saya sangat bijak untuk menanggapi film &#8220;fitna&#8221; karya ulama besar KH. Quraishy Shihab berjudul &#8220;Ayat-ayat Fitna&#8221; yang tidak diperjualbelikan, <a href="http://www.4shared.com/file/48138425/ea427da3/Ayat_Ayat_Fitna_.html">silakan download langsung disini</a><a href="http://www.4shared.com/file/48138425/ea427da3/Ayat_Ayat_Fitna_.html">.</a></p>
<p>Semoga menjadi pencerahan, terutama bagi ana sendiri. Juga bagi kelompok atau individu diluar Islam, silakan baca dan pahami bahwa Islam tidaklah seperti dalam film &#8220;fitna&#8221; semata tetapi Islam rahmatan lil&#8217;alamin&#8230;<br />
Wallahu &#8216;alam bishawab&#8230;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhanibinzain.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhanibinzain.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhanibinzain.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhanibinzain.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhanibinzain.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhanibinzain.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhanibinzain.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhanibinzain.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhanibinzain.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhanibinzain.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhanibinzain.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhanibinzain.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhanibinzain.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhanibinzain.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhanibinzain.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhanibinzain.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=20&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/21/ayat-ayat-fitna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0b1a4a8d3ec9a698fa4766336698da6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhanibinzain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bp1.blogger.com/_Ll6_lmmvrpQ/SDE4Xn3MyhI/AAAAAAAAAEU/0arj3Fo9MNo/s320/Makkah_And_Al_Haram_23.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Renungan I</title>
		<link>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/16/renungan-i/</link>
		<comments>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/16/renungan-i/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 03:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhani Bin Zain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhanibinzain.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[From milis iqra nah ..skg coba kita hitung rata2 kira tidur selama sehari.? rata2 tidur 8 jam perhari. itu berarti 8jam/24jam=1/3hari rata2 manusia hidup selama 60tahun, berarti 1/3x60tahun= 20 tahun. tanpa kita sadari bahwa kita semua tidur selama 20 tahun.!! bekerja = 8jam itu berarti kita bekerja selama 20 tahun, dan pasti jg ada yg [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=19&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://bp2.blogger.com/_Ll6_lmmvrpQ/SCvsTX3MydI/AAAAAAAAAD0/nP0py1LVODE/s200/AtTaubah.jpg" alt="" width="200" height="133" /></p>
<p><span style="font-size:100%;"><span style="font-size:85%;"><span style="font-style:italic;">From milis iqra</span></span></p>
<p>nah ..skg coba kita hitung rata2 kira tidur selama  sehari.?<br />
rata2 tidur 8 jam perhari. itu berarti 8jam/24jam=1/3hari<br />
rata2  manusia hidup selama 60tahun, berarti 1/3x60tahun= 20 tahun. </span><span style="font-size:100%;color:#006400;">tanpa kita sadari bahwa kita semua tidur selama 20  tahun.!!</span><span style="font-size:100%;"><br />
bekerja = 8jam itu berarti kita bekerja selama 20 tahun, dan pasti jg ada yg bekerja 12jam perhari itu berarti orang itu bekerja selama 30tahun dalam hidupnya&#8230;.<br />
nah 8 jam lagi = maen,nonton tv,  nongkrong/jjs ama teman/keluarga =&gt;berarti selama 20 tahun kita pergunakan  untuk bermain..</p>
<p>nah caba kita hitung berapa berapa lama kita beribadah dlm 1 hari.?? klo cuma 30 menit itu berarti 0.5/24=1/48X60tahun= itu berarti kita luangkan waktu kita buat TUHAN<br />
yang telah memberikan kita kehidupan,<br />
yang telah memberi rizki pada kita,<br />
yang telah memberi kita pendamping  hidup(org yg kita cintai,<br />
yg telah menjaga kita,<br />
yg akan kita temui d  hari akhir nanti </span><span style="font-size:100%;color:#008000;"><br />
hanya 1 tahun  3bulan.</span><span style="font-size:100%;"><br />
coba bandingkan dengan waktu kita luangkan buat  orang lain&amp; waktu untuk bekerja selama 40 tahun!!</p>
<p>klo kita renungkan, ternyata kita tidak adil,sangat tidak adil.. kita sering lupa sama TUHAN, tp satu yg pasti TUHAN tidak pernah melupakan kita. pantaskah kita berlaku seperti ini. ??<br />
bukan maksud menggurui tp saya coba untuk saling mengingatkan khusus  nya untuk pribadi sendiri&#8230;</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhanibinzain.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhanibinzain.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhanibinzain.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhanibinzain.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhanibinzain.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhanibinzain.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhanibinzain.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhanibinzain.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhanibinzain.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhanibinzain.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhanibinzain.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhanibinzain.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhanibinzain.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhanibinzain.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhanibinzain.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhanibinzain.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=19&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/16/renungan-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0b1a4a8d3ec9a698fa4766336698da6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhanibinzain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bp2.blogger.com/_Ll6_lmmvrpQ/SCvsTX3MydI/AAAAAAAAAD0/nP0py1LVODE/s200/AtTaubah.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Renungan II</title>
		<link>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/16/renungan-ii/</link>
		<comments>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/16/renungan-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 03:22:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhani Bin Zain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhanibinzain.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[from milis-iqra ============================================================================= Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 orang istri. Dia mencintai istri yang keempat, dan menganugerahinya harta dan kesenangan yang banyak. Sebab, dialah yang tercantik diantara semua istrinya. Pria ini selalu memberikan yang terbaik buat istri keempatnya ini. Pedagang itu juga mencintai istrinya yang ketiga. Dia sangat bangga dengan istrinya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=18&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://bp1.blogger.com/_Ll6_lmmvrpQ/SCvz9H3MyeI/AAAAAAAAAD8/Ila9hCLNZXc/s200/al-quran-yang-mulia.jpg" alt="" width="200" height="133" /></p>
<p><span style="font-size:100%;"><span style="font-size:85%;"><span style="font-style:italic;">from milis-iqra</span></span><br />
</span><span style="font-size:100%;">=============================================================================</span></p>
<p><span style="font-size:100%;"><strong>Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4  orang istri.</strong></p>
<p>Dia mencintai istri yang keempat, dan menganugerahinya  harta dan kesenangan yang banyak.<br />
Sebab, dialah yang tercantik diantara semua  istrinya. Pria ini selalu memberikan yang terbaik buat istri keempatnya  ini.</p>
<p>Pedagang itu juga mencintai istrinya yang ketiga. Dia sangat bangga  dengan istrinya ini, dan selalu berusaha untuk<br />
memperkenalkan wanita ini  kepada semua temannya.<br />
Namun, ia juga selalu khawatir kalau istrinya ini akan  lari dengan pria yang lain.</p>
<p>Begitu juga dengan istri yang kedua. Ia pun  sangat menyukainya. Ia adalah istri yang sabar dan pengertian.<br />
Kapanpun  pedagang ini mendapat masalah, dia selalu meminta pertimbangan istrinya  ini.<br />
Dialah tempat bergantung. Dia selalu menolong dan mendampingi suaminya,  melewati masa-masa yang sulit.</p>
<p>Sama halnya dengan istri yang pertama. Dia  adalah pasangan yang sangat setia. Dia selalu membawa perbaikan  bagi<br />
kehidupan keluarga ini. Dia lah yang merawat dan mengatur semua kekayaan  dan usaha sangsuami.<br />
Akan tetapi, sang pedagang, tak begitu  mencintainya.<br />
Walaupun sang istri pertama ini begitu sayang padanya, namun,  pedagang ini tak begitu mempedulikannya.</p>
<p>Suatu ketika, si pedagang sakit.  Lama kemudian, ia menyadari, bahwa ia akan segera meninggal.<br />
Dia meresapi  semua kehidupan indahnya, dan berkata dalam hati. &#8220;Saat ini, aku punya 4  orang<br />
istri. Namun, saat aku meninggal, aku akan sendiri. Betapa menyedihkan  jika aku harus hidup sendiri.&#8221;</p>
<p>Lalu, ia meminta semua istrinya datang,  dan kemudian mulai bertanya pada istri keempatnya. &#8220;Kaulah yang  paling<br />
kucintai, kuberikan kau gaun dan perhiasan yang indah. Nah, sekarang, aku akan mati, maukah kau mendampingiku dan menemaniku? Ia terdiam. &#8220;Tentu saja tidak, &#8220;jawab istri keempat, dan pergi begitu<br />
saja tanpa berkata-kata  lagi.</p>
<p>Jawaban itu sangat menyakitkan hati. Seakan-akan, ada<br />
pisau yang  terhunus dan mengiris-iris hatinya.</p>
<p>Pedagang yang sedih itu lalu bertanya  pada istri ketiga.<br />
&#8220;Akupun mencintaimu sepenuh hati, dan saat ini, hidupku  akan berakhir.<br />
Maukah kau ikut denganku, dan menemani akhir  hayatku?<br />
Istrinya menjawab, Hidup begitu indah disini. Aku akan<br />
menikah  lagi jika kau mati. Sang pedagang begitu terpukul dengan ucapan ini. Badannya  mulai merasa demam.</p>
<p>Lalu, ia bertanya pada istri keduanya. &#8220;Aku selalu  berpaling padamu setiap kali mendapat masalah. Dan kau selalu mau<br />
membantuku. Kini, aku butuh sekali pertolonganmu. Kalau ku mati, maukah kau ikut dan mendampingiku? Sang istri menjawab pelan. &#8220;Maafkan aku,&#8221; ujarnya &#8220;Aku tak bisa menolongmu kali ini. Aku hanya bisa mengantarmu hingga ke liang kubur saja. Nanti, akan kubuatkan makam yang indah buatmu.<br />
Jawaban itu seperti kilat yang  menyambar. Sang pedagang kini merasa putus asa.</p>
<p>Tiba-tiba terdengar  sebuah suara. &#8220;Aku akan tinggal denganmu. Aku akan ikut kemanapun kau pergi.  Aku, tak akan<br />
meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu. Sang pedagang lalu menoleh ke samping, dan mendapati istri pertamanya disana. Dia tampak begitu kurus. Badannya tampak seperti orang yang kelaparan. Merasa menyesal, sang pedagang lalu bergumam, &#8220;Kalau saja, aku bisa merawatmu lebih baik saat ku mampu, tak akan kubiarkan kau seperti ini, istriku.&#8221;</p>
<p>Renungan  :</p>
<p>Teman, sesungguhnya kita punya 4 orang istri dalam hidup ini.<br />
Istri yang keempat, adalah tubuh kita. Seberapapun banyak waktu dan biaya yang kita keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah dan gagah, semuanya akan hilang. Ia akan pergi segera kalau kita meninggal. Tak ada keindahan dan kegagahan yang tersisa saat kita menghadap-Nya.</p>
<p>Istri yang ketiga, adalah status sosial  dan kekayaan.<br />
Saat kita meninggal, semuanya akan pergi kepada yang  lain.<br />
Mereka akan berpindah, dan melupakan kita yang pernah  memilikinya.</p>
<p>Sedangkan istri yang kedua, adalah kerabat dan  teman-teman.<br />
Seberapapun dekat hubungan kita dengan mereka, mereka tak akan  bisa bersama kita selamanya.<br />
Hanya sampai kuburlah mereka akan menemani  kita.</p>
<p>Dan, teman, sesungguhnya, istri pertama kita adalah jiwa dan amal kita. Mungkin, kita sering mengabaikan, dan melupakannya demi kekayaan dan kesenangan pribadi. Namun, sebenarnya, hanya jiwa dan amal kita sajalah yang mampu untuk terus setia dan mendampingi kemanapun kita melangkah. Hanya amal yang mampu menolong kita di akhirat kelak.<br />
</span><br />
<span style="font-size:100%;">Jadi,  selagi mampu, perlakukanlah jiwa dan amal kita dengan bijak. Jangan sampai kita  menyesal belakangan.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhanibinzain.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhanibinzain.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhanibinzain.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhanibinzain.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhanibinzain.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhanibinzain.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhanibinzain.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhanibinzain.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhanibinzain.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhanibinzain.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhanibinzain.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhanibinzain.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhanibinzain.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhanibinzain.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhanibinzain.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhanibinzain.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=18&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/16/renungan-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0b1a4a8d3ec9a698fa4766336698da6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhanibinzain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bp1.blogger.com/_Ll6_lmmvrpQ/SCvz9H3MyeI/AAAAAAAAAD8/Ila9hCLNZXc/s200/al-quran-yang-mulia.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Istiqomah, Istikharah dan Istighfar</title>
		<link>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/16/istiqomah-istikharah-dan-istighfar/</link>
		<comments>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/16/istiqomah-istikharah-dan-istighfar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 03:20:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhani Bin Zain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[istighfar]]></category>
		<category><![CDATA[istikharah]]></category>
		<category><![CDATA[istiqomah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dhanibinzain.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Dewan Asatidz Bumi yang kita tempati adalah planet yang selalu berputar, ada siang ada malam. Roda kehidupan dunia juga tidak pernah berhenti, kadang naik kadang turun. Ada suka ada duka. Ada senyum ada tangis. Kadangkala dipuji tapi pada suatu saat kita dicaci. Jangan harapkan ada keabadian perjalanan hidup. Oleh sebab itu agar tidak terombang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=17&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://bp1.blogger.com/_Ll6_lmmvrpQ/SCvVKH3MycI/AAAAAAAAADs/lemF08CsCJA/s320/263337251_06cb1b777f.jpg" alt="" width="320" height="241" /></p>
<p style="text-align:left;">Oleh: Dewan Asatidz</p>
<p>Bumi yang kita tempati adalah planet yang selalu berputar, ada siang<br />
ada malam. Roda kehidupan dunia juga tidak pernah berhenti, kadang<br />
naik kadang turun. Ada suka ada duka. Ada senyum ada tangis.<br />
Kadangkala dipuji tapi pada suatu saat kita dicaci. Jangan harapkan<br />
ada keabadian perjalanan hidup. Oleh sebab itu agar tidak terombang<br />
ambing dan tetap tegar dalam menghadapi segala kemungkinan tantangan<br />
hidup kita harus memiliki pegangan dan amalam dalam hidup. Salah satu<br />
pegangan dan amalan penting yang diberikan agama kita untuk menghadapi<br />
kehidupan ini adalah Istiqomah, Istikharah dan Istighfar.</p>
<p>1.  Istiqomah, yaitu kokoh dalam dalam aqidah dan konsisten<br />
dalam beribadah. Begitu pentingnya Istiqomah ini sampai Nabi Muhammad<br />
Shallahu ‘alaihi wa</p>
<p>sam berpesan kepada seseorang seperti dalam hadits berikut:</p>
<p>عن أبي سفيان بن عبد الله رضي الله علنه قال: قلت يا رسول الله، قل لي فى<br />
الإسلام قولا لا أسأله عنه أحدا غيرك، قال: قل آمنت بالله ثم استقم (رواه<br />
مسلم)</p>
<p>Dari Abu Sufyan bin Abdillah Radhiallahu ‘anhu berkata: Aku telah<br />
berkata, “wahai rasulullah katakanlah kepadaku pesan dalam Islam<br />
sehingga aku tidak perlu berkata pada orang lain selain engkau. Nabi<br />
menjawab,”katakanlah aku telah beriman kepada Allah kemudian<br />
beristiqomahlah”.</p>
<p>Orang yang istiqomah selalu kokoh dalam aqidah dan tidak goyang<br />
keimanan bersama dalam tantangan hidup. Sekalipun dihadapkan pada<br />
tantangan hidup, ibadah tidak ikut redup, kantong kering atau tebal,<br />
tetap memperhatikan haram halam, dicaci dipuji, sujud pantang<br />
berhenti, sekalipun ia memiliki fasilitas, ia tidak tergoda melakukan<br />
kemaksiatan.</p>
<p>Orang seperti itulah yang dipuji Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al-<br />
qura’an surat fusilat ayat 30</p>
<p>. إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا<br />
تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمْ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا<br />
تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ</p>
<p>Sesungguhnya orang-orang yang mengataka:”tuhan kami ialah Allah’<br />
kemudian mereka meneguhakan pendirian mereka, maka malaikat akan turun<br />
kepada mereka (dengan mengetakan):”janganlah kamu merasa takut, dan<br />
janganlah kamu merasa sedih, dan bergembiralah dengan syurga yang<br />
telah dijanjikan Allah kepadamu”.</p>
<p>2. Istikharah, selalu mohon petunjuk kepada Allah dalam setiap langkah<br />
dan penuh pertimbangan dalam setiap keputusan.</p>
<p>Setiap orang mempunyai kebebasan untuk berbicara dan melakukan suatu<br />
perbuatan. Akan tetapi menurut Islam, tidak ada kebebasan yang tanpa<br />
batas, dan batas-batas tersebut adalah aturan-aturan agama. Maka<br />
seorang muslim yang benar, selalu berfikir berkali-kali sebelum<br />
melakukan tindakan atau mengucapakan sebuah ucapan serta ia selalu<br />
mohon petunjuk  kepada Allah.</p>
<p>Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam pernah bersabda:</p>
<p>من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيرا أو ليصمت.(رواه البخاري ومسلم<br />
عن أبي هريرة</p>
<p>Barang siapa yang beriman kepad Allah dan hari akhir, maka berkatalah<br />
yang baik atau diamlah. (HR Al-bukhari dan muslim dari Abu Hurairah)</p>
<p>Orang bijak berkata “Think today and speak tomorrow” (berfikirlah hari<br />
ini dan berbicaralah besok).</p>
<p>Kalau ucapan itu tidak baik apalagi sampai menyakitkan orang lain maka<br />
tahanlah, jangan diucapakn, sekalipun menahan ucapan tersebut terasa<br />
sakit. Tapi apabila ucapan itu benar dan baik maka katakanlah jangan<br />
ditahan sebab lidah kita menjadi lemas untuk bisa meneriakkan<br />
kebenaran dan keadilan serta menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar.</p>
<p>Mengenai kebebasan ini, malaikat jibril pernah datang kepada Nabi<br />
muhammad Shallahu ‘alai wa salam untuk memberikan rambu kehidupan,<br />
beliau bersabda:</p>
<p>أتاني جبريل فقال: يا محمد عش ما شئت فإنك ميت، وأحبب ما شئت فإنك مفارق،<br />
واعمل ما شئت فإنك مجزي به. (رواه البيهقي عن جابر</p>
<p>Jibril telah datang kepadaku dan berkata: Hai Muhammad hiduplah<br />
sesukamu, tapi sesungguhnya engkau suatu saat pasti akan mati,<br />
cintailah apa yang engkau sukai tapi engkau suatua saat pasti<br />
berpdisah juga dan lakukanlah yang engkau inginkan sesungguhny semua<br />
itu ada balasannya.(HR. Baihaqi dan Jabir)</p>
<p>Sabda Nabi Shallahu alihi wasalam ini semakin penting untuk diresapi<br />
ketika akhir akhir ini dengan dalih kebebasan, banyak orang berbicara<br />
tanpa logika dan data yang benar dan bertindak sekehaendaknya tanpa<br />
mengindahkan etika agama. Para pakar barang kali untuk saat saat ini,<br />
lebih bijaksana untuk banyak mendengar daripada  berbicara yang kadang<br />
kadang justru membingungkan masyarakat.</p>
<p>Kita memasyarakatkan istikharah dalam segala langkah kita, agar kita<br />
benar benar bertindak secara benar dan tidak menimbulkan kekecewaan di<br />
kemudian hari.</p>
<p>Nabi Muhammad Shallahu ‘alahi wa sallam bersabda:</p>
<p>ما خاب من استخار ولا ندم من استشار ولا عال من اقتصد.</p>
<p>Tidak rugi orang yang beristikharah, tidak akan kecewa orang yang<br />
bermusyawarah dan tidak akan miskin orang yang hidupnya hemat. (HR.<br />
Thabrani dari Anas)</p>
<p>2. Istighfar, yaitu selalu introspeksi diri dan mohon ampunan kepada Allah.</p>
<p>Setiap orang pernah melakukan kesalahan baik sebagai individu maupun<br />
kesalahan sebagai sebuah bangsa. Setiap kesalahan dan dosa itu<br />
sebenarnya penyakit yang merusak kehidupan kita. Oleh karena itu ia<br />
harus diobati.</p>
<p>Tidak sedikit persoalan besar yang kita hadapi akhir akhir ini yang<br />
diakibatkan kesalahan kita sendiri. Saatnya kita instrospeksi masa<br />
lalu, memohon ampun kepada Allah, melakukan koreksi untuk menyongsong<br />
masa depan yang lebih cerah dengan penuh keridloaan Allah.</p>
<p>Dalam persoalan ekonomi, jika rizki Allah tidak sampai kepada kita<br />
disebabkan karena kesalahan kita, maka yang diobati adalah sifat malas<br />
itu. Kita tidak boleh menjadi umat pemalas. Malas adalah bagian dari<br />
musuh kita. Jika kesulitan ekonomi tersebut, karena kita kurang bisa<br />
melakukan terobosan-terobosan yang produktif maka kreatifitas dan etos<br />
kerja umat yang harus kita tumbuhkan.</p>
<p>Allah berfirman yang mengisahkan seruan Nabi hud Alaihissalam, kepada<br />
kaumnya:</p>
<p>وَيَاقَوْمِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُرْسِلْ<br />
السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلَى<br />
قُوَّتِكُمْ وَلَا تَتَوَلَّوْا مُجْرِمِينَ</p>
<p>“dan (Hud) berkata, hai kaumku, mohonlah ampun kepada tuhanmu lalu<br />
bertaubatlah kepadakNya, niscaya di menurunkan hujan yang sangat deras<br />
atasmu dan dia akan menambahkan kekuatan dan janganlah kamu berpaling<br />
dengan berbuat dosa” (QS. 52)</p>
<p>Sekali lagi, tiada kehidupan yang sepi dari tantangan dan godaan. Agar<br />
kita tetap tegar dan selamat dalam berbagai gelombang kehidupan, tidak<br />
bisa tidak kita harus memiliki dan melakukan  tiga amalan di atas<br />
yaitu Istiqomah, Istikharah, Isrighfar.</p>
<p>Mudah mudahan Allah memberi kekuatan kepada kita untuk menatap masa<br />
depan dengan keimanan dan rahmayNya yang melimpah. Amin<br />
Disusun oleh Ustadz Abbas Sofwan, Lc</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dhanibinzain.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dhanibinzain.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dhanibinzain.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dhanibinzain.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dhanibinzain.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dhanibinzain.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dhanibinzain.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dhanibinzain.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dhanibinzain.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dhanibinzain.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dhanibinzain.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dhanibinzain.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dhanibinzain.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dhanibinzain.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dhanibinzain.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dhanibinzain.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dhanibinzain.wordpress.com&amp;blog=3425301&amp;post=17&amp;subd=dhanibinzain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dhanibinzain.wordpress.com/2008/05/16/istiqomah-istikharah-dan-istighfar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0b1a4a8d3ec9a698fa4766336698da6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dhanibinzain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bp1.blogger.com/_Ll6_lmmvrpQ/SCvVKH3MycI/AAAAAAAAADs/lemF08CsCJA/s320/263337251_06cb1b777f.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
